LJM Jeneponto Gelar Konfrensi Pers Terkait Dugaan Kasus Money Politik

INDONESIASATU.CO.ID:

JENEPONTO,- Ketua Lembaga Jeneponto Muda (LJM), Gaffar didampingi Sekertaris LJM, Aswar Anas menggelar konfrensi pers terkait tindaklanjut dugaan pelanggaran pemilu yang dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Jeneponto.

Konfrensi pers bertempat, di Cafe 88 Jl. Ishak Iskandar, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa (14/5/2019).

Dalam konfrensi pers itu, Ketua LPM, Gaffar menyampaikan laporannya yang ditangani oleh Bawaslu terkait dugaan pelanggaran money politik yang dilakukan oleh oknum celeg DPRD Kabupaten Jeneponto dapil III atas nama Irmawaty dari partai Golkar.

Dikatakan Gaffar saat melakukan investigasi pihaknya mendapat informasi dari Kamaruddin Dg. Tompo selaku kepala Lingkungan terjadinya penggalian sumur dangkal 13 titik dengan membarter suara. Setiap titik 8 sampai 10 barter suara.

"Sumur dangkal tersebut milik Ibu Irma. Sumur itu murni dari Ibu Irma, jadi itulah yang menjadi temuan kami dilapangan dilengkapi dengan bukti-bukti dokumentasi," kata Gaffar ke awak media.

Gaffar mengaku, itu sebuah pelanggaran pemilu berdasarkan amanat UU nomor 7 tahun 2017, "Pasal 280 pelanggaran kampanye sedengkan huruf J pelanggaran money politik.

Diijelaskan, dalam pasal 523 setiap pelaksana peserta pemilu dengan sengaja menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada peserta kampanye pemilu, secara langusung ataupun tidak langsung di pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak 24 juta.

"Jadi kami berharap kepada Bawaslu Jeneponto, agar dapat bekerja secara profesional untuk menjaga integritasnya sehingga tidak terulang kembali adanya dugaan money politik," ucap Gaffar.

Ia juga beberkan laporannya itu sudah masuk pembahasan tahap ke dua.

"Pembahasan ke dua telah terpenuhinya saksi - saksi, terlapor dan pelapor juga sudah diambil keterangannya," lanjut dia.

Sedangkan laporan awal dari pembahasan kemarin apakah memenuhi syarat pormil dan materilnya. Namun menurut Bawaslu itu memenuhi syaraf dan satu - satunya laporan kasus money politik yang tembus ke Gakumdu, terangnya.

 

Editor : Samsir
  • Whatsapp

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita